Monday, June 4, 2007

BERLATIH ORGANISASI DAN KEPEMIMPINAN DI PMKRI


Bersama Siprianus Sina (Sekjen DPC PMKRI Cabang Malang) sedang memimpin acara protokoler di PMKRI Cabang Malang.
Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) adalah organisasi mahasiswa katolik ekstra universiter yang telah berdiri sejak awal berdirinya Republik Indonesia. PMKRI telah banyak melahirkan kader katolik yang berperanan dalam perjalanan negara ini baik dalam bidang sosial politik maupun di birokrasi. Di antara beberapa alumni yang cukup terkenal antara lain P.K. Haryasudirja, B.S. Slametmulyana, Anton M. Moeliono, Harry Tjan Silalahi, bersaudara Sofyan dan Yusuf Wanandi, pasangan Ben dan Nafsiah Mboi, Cosmas Batubara, bersaudara Prof. Soedradjat, Prof. Soedjati dan Prof. Soenardi Djiwandono dan lain-lain.


Sebagai ketua delegasi PMKRI Cabang Malang berjabat tangan dengan Cosmas Batubara mantan Ketua Presidium PP PMKRI yang paling populer dalam sejarah PMKRI di Sidang MPA dan Kongres PMKRI di Ujungpandang bulan Agustus 1990.
Keterlibatan di PMKRI selama hampir 4 tahun merupakan episode yang sarat dengan romantika. Bertemu banyak orang dari berbagai latar belakang termasuk pejabat, bepergian ke berbagai tempat seperti mengikuti Latihan Kepemimpinan di Surabaya 1998, mengikuti Kongres di Surabaya tahun 1998 sebagai anggota delegasi dan Kongres Ujungpandang sebagai ketua delegasi Cabang Malang yang mengusung pencalonan Beny Harman Kabur sebagai kandidat Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI meski berakhir dengan kegagalan, mengikuti Konferensi Studi Nasional PMKRI di Puncak Jawa Barat dan terutama aktif dalam diskusi antar organisasi mahasiswa ekstra universiter Kelompok Cipayung yang terdiri dari HMI, GMNI, PMII, GMKI dan PMKRI.
Hal yang menonjol selama masa di PMKRI adalah intensnya latihan berorganisasi seperti: menulis proposal kegiatan, merencanakan kegiatan, menggalang dana; latihan kepemimpinan seperti memimpin rapat, teknik mememecahkan masalah, publik speaking, berdebat, tentang integritas, menjaga kedaulatan organisasi dan pembentukan nilai-nilai yang berdasarkan kekristenan, kemahasiswaan dan intelektualitas melalui berbagai bentuk kegiatan.


Saat serah terima jabatan Mandataris Rapat Umum Anggota/ Ketua Presidium DPC PMKRI Cabang Malang Sanctus Augustinus kepada Simon Sede Sa (nomor dua dari kiri) disaksikan oleh Ciryllus Kerong, Ketua Presidium PP PMKRI saat itu (sedang menandatangani berita acara) di aula Unika Widya Karya Malang pertengahan tahun 1991.


Menerima kunjungan Helen Ting (nomor tiga dari kanan) aktivis IMCS (International Movement of Catholic Student) Asia dari Hongkong di margasiswa PMKRI Malang tahun 1990.


Berpose bersama delegasi cabang-cabang dan Uskup Agung Ujungpandang dalam sidang MPA dan Kongres PMKRI di Ujungpandang bulan Agustus 1990.



Dari kiri ke kanan Parulian Situmorang (Wakil Sekjen PP PMKRI), Rm Moderator PMKRI Cabang Malang, Romo Alex Paat, Pr Moderator PP PMKRI dan Gaudens Wodar, Ketua Presidium PP PMKRI dalam acara masa penerimaan anggota baru PMKRI Cabang Malang tahun 1990.


Mengenakan baret merah bol kuning kepada Devi Taurisa, salah seorang anggota baru PMKRI Cabang Malang. Baret merah bol kuning, atribut kebanggaan semua anggota PMKRI, diberikan kepada calong anggota baru PMKRI setelah melewati masa bimbingan selama tiga bulan.


Menyematkan tanda peserta dalam acara Masa Penerimaan Anggota Baru PMKRI Malang.

2 comments:

Delis Lein said...

Salam Kenal Bang Peter...Saya Fidelis Bau Lein mantan Ketua Presidium DPC PMKRI Cabang Malang Periode 1997-1998 menggantikan Bang Alex Sbastian Ola. Saya masuk PMKRI Malang Tahun 1993 dengan ketuanya Bonefasius Dahlan. Waktu itu masih ada beberapa mantan Ketua Presidium yang tinggal di Marga yaitu : Bang Simon Sede Sa, Frengki Letor dan Yosense Baos. Saat sidang MPA IX dan Kongres ke XX PMKRI di Malang tahun 1996, saya sendiri menjadi Sekretaris Umum Panitia dan Ketua Delegasi PMKRI Cabang Malang. Saya banyak mendengar cerita dari senior tentang Bang Peter termasuk dari Ibu Amanda Hasibuan dan Pa Jhoni..Om Karel Pandanaian sudah meninggal sekitar tahun 2004. Waktu saya menjabat Ketua, Bang Sipri Sina sering datang ke Malang untuk menjadi narasumber kegiatan diskusi rutin di Marga termasuk meberikan materi untuk MPAB dan MABIM. Sekarang beliau sudah pindah ke Surabaya jadi Dosen di Universitas Katolik di Surabaya.

Pa Bintan said...

Delis,

Terimakaisih sudah mampir dan meninggalkan komen.

Kalau saya tidak salah, Boni Dahlan adalah Ketua Cabang setelah Simon Sede Sa.

Sekarang Delis tinggal dimana?

Petrus M. Sitohang , Pariwisata Dan Kelautan Bisa Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

KEPRIONLINE.CO.ID,TANJUNGPINANG,- Provinsi Kepulauan Riau dikenal kaya akan sumber daya alam. Letaknya yang juga sangat strategis memun...