Friday, June 13, 2008

PENAMPILAN SI HORAS DIANGGAP ENTENG...

Penampilan si Horas memang jauh dari keren. Maklumlah dia dibesarkan di desa Urat Samosir yang keras, makan jauh dari gizi yang memadai, dan di luar waktu sekolah kerjanya menggembala kerbau peliharaan keluarganya hingga petang. Karena ekonomi keluarga yang pas-pasan dan banyaknya adik-adiknya yang harus ditanggung, orangtuanya hanya sanggup menyekolahkan si Horas sampai tamat STM di Mogang Palipi Samosir.

Pada awalnya si Horas diterima bekerja hanya sebagai karyawan teknisi biasa. Namun karena tiap tahun dia menunjukkan prestasi kerja yang selalu sangat baik, pandai bergaul, senang dan cepat belajar teknologi dan pengetahuan baru dan menunjukkan sifat kepemimpinan dan tanggungjawab yang tinggi akhirnya dia dipromosikan menjadi Asisten Manajer bagian Maintenance di perusahaan tempatnya bekerja di Bintan Resort. Pengakuan tersebut semakin membuat si Horas gairah bekerja apalagi sekarang dia diberi fasilitas mobil kantor.

Suatu hari si Horas yang sedang dalam perjalanan pulang dari tugas luar kantor berhenti di pintu masuk kawasan Bintan Resort. Seseorang yang rupanya ingin masuk ke kawasan tersebut memberi tanda meminta tumpangan mobil yang dikendarai si Horas. Si Horas menghentikan mobil dinasnya.

“Siang mas. Apakah saya boleh menumpang ikut ke Bintan Resort?” tanya orang tersebut
kepada si Horas.

“Silahkan” jawab si Horas tanpa ragu sambil membukakan pintu mobilnya.

“Ada keperluan apa ke Bintan Resort” tanya si Horas sambil mengemudikan mobilnya.

“Saya dipanggil untuk wawancara kerja mas,” jawab orang tersebut dengan rasa bangga.
“Sudah lama saya melamar dan ingin kerja di sana mas. Tapi baru kali ini dipanggil.” lanjut orang tersebut dengan rasa percaya diri.

“Bapak melamar di bagian apa?” tanya si Horas sedikit menyelidik. Dia sendiri pada hari itu memang sudah membuat jadwal wawancara dengan beberapa calon karyawan baru di departemennya.

“Bagian Maintenance mas” jawab orang tersebut mantap. “Ini ada surat panggilannya, saya diminta menghadap bossnya. Namanya Pak Horas…. Katanya pak Horas itu boss yang tegas tapi baik lho mas,” kata orang tersebut semakin bersemangat.

Si Horas mulai merasa tidak nyaman.

“Ngomong-ngomong, mas sudah lama kerja di Bintan Resort ya?” tanya orang tersebut tidak perduli dengan si Horas yang merasa semakin tidak nyaman.

Dan sebelum si Horas menjawab, orang tersebut melanjutkan bertanya, “Gimana mas? Enak kerja jadi supir?” (Petrus M. Sitohang)

4 comments:

Anonymous said...

wakakakaka...... kasssi dahhhh.......... ahh tahe bah.. mansai dangol ma si horas on... hahaha...

btw bang, poto2 ni doloksanggul i dang sempat dope hu upload.. ale adong do godang di FS na

add abang ma di pernados@yahoo.com ok??

horas

Gloria said...

Hahahhha.. nasibmulah itu horas.. kasian kali kau.. :D

Tapi lebih kasihan lagi si calon maintenance itu.. Pasti malunya aujubillah deh..
Hahahahha

Anonymous said...

Horas bang.... lama tak bersuo di inte ini bah.. hehehe...


acem kabar di sana bang??

Bang ijin sedot lah dulu aku artikel yg ini ku publish di blog ku lagi bah.. karna tiap kubaca ini selalu ketawa aku.. hahahah... boleh kan bang ku posting di blog ku?? :D


Harry P. Pasaribu
www.pardosa.co.cc

Par Bintan said...

Kabarku baik-baik aja adik...

Kalau itu bisa menambah kebahagianmu lakukanlah...Tapi jangan terlau lama senyum atau ketawa sendirian ya...

Pisss boooo...