Wednesday, August 20, 2008

TEMAN SMP ST MARKUS JAKARTA 27 THN KEMUDIAN

Beberapa teman alumni SMP St. Markus Jln Kelapa Gading III Cililitan Jakarta Timur ketika berkunjung ke gedung sekolah yang mereka tinggalkan 27 tahun yang lalu. Baris depan (dari kiri ke kanan): Lamtiur Simatupang, Irine, Tiurma Damanik, Nuzha Agustiawati dan Heru Restiadhy. Baris belakang (dari kiri ke kanan): Valentino Donald Sample, Mulia Simatupang, Andre Waluyo Priambodo, Adrianus Titut, Freddy Montolalu dan Christoforus

Tiba-tiba saja beberapa teman ketika duduk di SMP St Markus Jln. Kelapa Gading 3 Cililitan Jakarta Timur menghubungi saya awal bulan Agustus 2008 ini. Mula-mula adalah Irine bekas pemain organ saat misa sekolah...kemudian Andreas Samekto bekas teman yang waktu itu aktif sebagai misdinar waktu misa. Irine dan Andreas adalah kawan sekelas saya di ruang kelas B.

Dan dalam waktu singkat saya sudah terhubung kembali dengan nostalgia masa-masa es em pe yang semua teman-teman saya mengenangnya sebagai salah satu moment terbaik masa sekolah mereka...Dan saya 100% setuju dengan mereka...Kemudian ada Heru Restiadhy, ada Nuzha Agustiawati, ada Tiurma Damanik dan adiknya Lucia Damanik yang menjadi salah satu moderator milis nostalgia masa-masa es em pe menjadi semakin heboh dengan kisah-kisah anak-anak yang baru menginjak masa puber pertama saat itu...

Oleh karena itu ketika mereka-mereka yang masih berada di Jakarta membuat acara kumpul-kumpul, suasananya sudah barang tentu penuh dengan kenangan manis masa-masa anak remaja yang sering digambarkan dengan istilah masa pertama kali mengenal cinta monyet...

Walau hanya bisa membayangkan suasana reuni teman-teman sekolah yang sudah berlalu hampir 27 tahun yang lalu, tetapi suasana keceriaan itu seperti bisa mengalir ke sanubari yang terpisah jarak ribuan km dari Jakarta hingga ke Bintan atau ke Amerika Serikat tempat Mario Lumowah dan keluarganya sekarang tinggal...

Semoga kemesraan ini tidak cepat berlalu...

Friday, August 1, 2008

MANATAR SITOHANG JUST MARRIED


Manatar Sitohang, one of the most active and passionate member of SITOHANG brotherhood mailing list gets married today, 1 August 2008 in Lumban Suhi-suhi Samosir Island, North Sumatera. Manatar is marrying his fiancee Monika Sagala from Pematang Siantar.

Manatar and Monika exchange their wedding vows today before the priest of Huria Kristen Batak Protestan (The Church of Batak Protestant) in Lumban Suhi (see Google map below).



The newly wed couple Manatar Sitohang and Monika Sagala pose with Dr. Ir. Benhard Sitohang and Mdm. boru Gultom who came all the way from Bandung to attend Manatar's wedding. Benhard Sitohang is one of the senior lecturers at Bandung Institute of Technology.

Manatar is son to the late Op. ni si Gabriella Sitohang and Mdm. br. Simarmata. He is the eldest of 7 siblings. He graduated from the nation most prestigious engineering school Bandung Institute of Technology majoring in Industrial Engineering and has been working for a multinational consulting firm in Jakarta.

In 2007 Manatar went to the United States to pursue an MBA degree in Krannert School of Management Purdue University under the scholarship program sponsored by Sampoerna Foundation.

I would like to join all Sitohangs around the world to wish Manatar and Monica a happy and everlasting holy matrimony. May God bless you with kids and prosperious life ahead.

As the bible says:

"But at the beginning of creation God 'made them male and female.'' For this reason a man will leave his father and mother and be united to his wife, and the two will become one flesh.' So they are no longer two, but one. Therefore what God has joined together, let man not separate."

"Congratulation and may God bless you and your family brother."
Legend: A= Lumban Suhi-suhi Samosir