Tuesday, January 27, 2009

HAPPY LUNAR NEW YEAR

I wish all my Chinese friends and colleagues a very happy, healthy and prosperous Lunar New Year of Bull.

GONG XI FA CHAI

Wednesday, January 21, 2009

BARACK HUSSEIN OBAMA IS NOW NEW US PRESIDENT


By: Petrus M. Sitohang

Barack Hussein Obama, Jr., son of a Kenyan who born in Hawaii from a white mother and spent about 4 years of his childhood in Indonesia, was sworn in as 44th United States President in Washington DC yesterday 20th January 2009 together with Vice President Joseph Biden.

President Obama took oath of his office before millions of people gathering in Washington DC and watched by hundred million of people around the world by live TV broadcast.

In Jakarta, the capital city of Indonesia, thousand miles away from Washington DC, hundreds of US citizens living in Indonesia gathered at JW Marriot Hotel watching the inauguration of President Obama. Joining them were students from Menteng Jakarta primary school where Obama spent few years studying when his mother Ann Dunham followed his Indonesian step father Lolo Soetoro moved to Jakarta in 60's. The students performed local dances to symbolize the strong emotional bonding and support of Indonesian people to the new President of US.

One of the students expressed hopes and message to President Obama that he will strengthen bilateral relationship between Indonesia and the US and that Obama will put and end to Israel Palestinian conflict.

Sulaiman Prabowo, one of Obama's friend hopeful that one day he will meet with Obama when the President visit Indonesia.

I would like to join millions of people around the world to wish President Obama all the best as US and world President.

Saturday, January 17, 2009

TAHUN DEPAN, TIDAK ADA LAGI APBD MOLOR

JAKARTA. Pemerintah akan menyusun sebuah aturan baru untuk mempercepat penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dengan peraturan baru ini maka diharapkan pemda dan DPRD akan lebih bersinergi sehingga keterlambatan pembuatan APBD bisa dihilangkan.

Menurut Mardiasmo, Dirjen Perimbangan Keuangan Departemen Keuangan (Depkeu), saat ini mereka sedang mencari formula yang tepat untuk menyelesaikan masalah ini. "Formula ini nantinya akan dibicarakan dengan Departemen Dalam Negeri (Depdagri), termasuk bagaimana mengatur DPRD," tutur Mardiasmo di Jakarta, Jum'at (29/8).

Mardiasmo menambahkan, peraturan ini nantinya akan berbentuk peraturan pemerintah (PP) yang akan mengatur seberapa jauh hak budget yang dimiliki oleh DPRD termasuk juga pemberian insentif dan disinsentif terhadap daerah.

Saat ini pengaturan tentang APBD hanya ada di dalam internal pemerintah daerah sendiri. Nantinya, pemerintah pusat akan mengkoordinasi apa saja yang mengatur percepatan penyusunan APBD. "Kita akan komunikasikan kepada semua DPRD dalam pertemuan dengan asosiasi DPRD. Intinya kita akan komunikasikan agar eksekutif dan legislatif punya hubungan yang baik," katanya.

Selain hubungan Pemda dengan DPRD setempat kurang harmonis, keterlambatan penyusunan APBD juga disebabkan karena penyelenggaraan Pilkada. Dengan terbitnya peraturan ini maka diharapkan pada tahun 2009 tidak ada APBD yang terlambat lagi.

Mardiasmo memandang persoalan antara legislatif dan eksekutif ada pada cara pandang. Legislatif biasanya mempunyai waktu untuk mengadakan kunjungan kerja di lapangan, sehingga mereka jadi tahu apa saja aspirasi dari masyarakat yang belum terakomodasi di eksekutif.

Untuk tahun 2009, pemerintah memberi batas waktu penyerahan APBD sampai akhir Februari 2009, maju dari batas waktu 2008 yang ada di akhir April. "Saya baru ajukan ke Menkeu tapi belum ada persetujuan, tapi kemungkinan besar pada akhir Februari supaya lebih cepat. Dengan demikian APBD-nya langsung bisa dicairkan dan dijalankan oleh daerah," ujar Mardiasmo.

Untuk masalah sanksi bagi daerah yang membandel, menurut Mardiasmo masih dalam pembicaraan. Yang pasti jika kalau APBD belum disahkan sampai Februari dan belum diserahkan ke Menkeu, maka pemerintah pusat akan menahan dana alokasi umum (DAU).

Uji Agung Santosa

Dikutip dari KONTAN http://www.kontan.co.id/index.php/Nasional/news/1071/Tahun_Depan__Tak_Ada_Lagi_APBD_Molor

Petrus M. Sitohang , Pariwisata Dan Kelautan Bisa Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

KEPRIONLINE.CO.ID,TANJUNGPINANG,- Provinsi Kepulauan Riau dikenal kaya akan sumber daya alam. Letaknya yang juga sangat strategis memun...