Tuesday, March 12, 2013

SILATURAHMI DENGAN TETUA MARGA-MARGA KETURUNAN SI RAJA LONTUNG

Suasana sebelum acara di teras.
Saya dan isteri mengundang para tetua marga-marga Pomparan (keturunan) si Raja Lontung se Tanjungpinang dan sekitarnya untuk acara silaturahmi di rumah kami hari Minggu tanggal 10 Maret 2013. Si Raja Lontung, menurut silsilah yang didasarkan pada mitologi Batak, adalah anak dari Sariburaja yang merupakan cucu dari si Raja Batak dari anaknya Guru Tatea Bulan. Si Raja Lontung dari isterinya si Boru Pareme memiliki 9 anak terdiri dari 7 putera dan 2 puteri (boru). Ketujuh anak si Raja Lontung menurut urutan tertua adalah Sinaga, Situmorang, Pandiangan, Nainggolan, Simatupang, Aritonang dan Siregar. Sedangkan kedua puteri Si Raja Lontung menikah dengan marga Sihombing dan Simamora. Oleh karena itu keturunan Si Raja Lontung disebut juga Si Sia Sada Ina pasia boruna Sihombing Simamora.


Sambutan saya dan isteriku Lenni Purba sebagai tuan rumah.
Saya bersyukur sebagian besar tetua marga-marga yang saya undang hadir kecuali wakil dari tetua dan pengurus marga Aritonang dan Sihombing yang tidak hadir.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Ketua Umum Rumpun Batak Bersatu Tanjungpinang Boorman Sirait dan para pengurus PDIP Kepulauan Riau dan Tanjungpinang yang dipimpin oleh Asep Nana Suryana. Baik Boorman Sirait dan Asep Nana Suryana adalah anggota DPRD Tanjungpinang dari Fraksi PDIP.

.
Suasana makan bersama
Dalam acara sambutan, para tetua marga-marga Sinaga, Situmorang, Pandiangan, Nainggolan, Simatupang, Siregar (dari pihak anak) dan Simamora (dari pihak boru) merasa senang dengan adanya acara silaturahmi tersebut karena inilah pertama kalinya ada upaya menjalin silaturahmi di antara marga-marga Si Raja Lontung di Tanjungpinang. Mereka berharap silaturahmi semacam itu dapat diteruskan di masa-masa yang akan datang.

Sambutan Boorman Sirait, Ketua Umum RBB
Dalam kesempatan itu juga saya menyampaikan maksud untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Tanjungpinang dari PDI Perjuangan dalam Pemilu tahun 2014 yang akan datang serta memohon dukungan doa dan restu marga-marga si Raja Lontung. Menanggapi permohonan saya tersebut, semua tetua marga-marga Si Raja memberi dukungan bagi pencalonan saya dan meberikan doa restu bagi keberhasilannya serta memberi masukan dan saran-saran bagi keberhasilan maksud saya.





Sambutan Asep Nana Suryana, Wakil Ketua DPD PDIP Kepri.
Sambutan tetua marga Sinaga.
Suasana silaturahmi saat itu menjadi istimewa karena dua hal. Pertama justru Boorman Sirait yang membuat suasana menjadi semakin hangat saat dia mengajak yang hadir untuk menyanyikan lagu Si Raja Lontung karangan Nahum Situmorang meskipun marga Sirait sebenarnya bukan keturunan Si Raja Lontung. Keistimewaan kedua adalah saat Asep Nana Suryana memberi sambutan yang memberikan testimoni pribadinya mengenai pekerjaan saya selama ini menjadi staff ahli DPRD Tanjungpinang untuk masalah-masalah anggaran. Dia mengakui meskipun dia dan saya sama-sama maju memperebutkan suara di daerah pemilihan yang sama untuk kursi DPRD dia menyatakan tidak memiliki beban. Sebab menurutnya jika kelak saya berhasil menjadi anggota DPRD Tanjungpinang itu merupakan hal baik bagi PDIP yang mengusung kami berdua. Testimoni Asep Nana Suryana sungguh membuat acara silaturahmi itu menjadi sangat berkesan karena Asep Nana Suryana harus mendengarkan banyak bagian kata-kata sambutan dalam bahasa Batak yang tidak dimengerti. Tapi Asep Nana Suryana mengaku senang berada di antara orang-orang Batak di Tanjungpiang yang menurutnya dalam pemilu tahun 2009 turut memberikan suara baginya sehingga dirinya saat itu berhasil kembali dipilih untuk kursi DPRD Tanjungpinang dari PDI Perjuangan untuk ketiga kalinya. Acara silaturahmi itu juga diisi dengan makan malam bersama hidangan yang disiapkan isteri saya.

No comments: