Thursday, December 12, 2013

ANAKHONHI DO HAMORAON DI AU

Gloria Sitohang (kanan) dan Hilary Sitohang (kiri)
"Anakhonhi Do Hamoraon Diau" adalah lagu Batak ciptaan Nahum Situmorang yang sangat populer di masyarakat Batak.

Lagu ini merupakan ekspresi pandangan hidup orang Batak yang menempatkan anak sebagai "kekayaan"nya yang paling bernilai.

DENGAN PASTOR NORBERT TUKAN, PR.


Pastor. Nobert Tukan, Pr. (kiri) dan saya
Pastor Norbert Tukan, Pr., seorang imam projo Keuskupan Pinang yang bertugas di Paroki Hati Santa Maria Tak Bernoda Tanjungpinang. Meskipun masa pelayanannya sebagai imam masih tergolong muda (baru sekitar 3 tahun) pastor ini menjalankan tugasnya sebagai iman dengan baik. Kemampuannya berkotbah mendapat penilaian yang sangat baik dari umat di paroki Tanjungpinang. Foto ini diambil di ruang sakristi gereja Kristus Raja Tanjungpinang setelah misa minggu biasa tahun 2013 di mana saya bertugas sebagai pembawa mazmur.

Romo Norbert begitu ia biasa dipanggil berasal dari Flores Timur NTT dan menjalani pendidikannya di Seminari Tinggi di Pematang Siantar.

Saat ini Romo Norbert sedang mempersiapkan diri belajar bahasa Mandarin karena akan melanjutkan studi filsafat timur di Taiwan.

BARFI, BAGAIMANA SEBUAH FILM MEMBUAT INDIA LEBIH BAIK



Saya sudah lama tidak menjadi penonton film yang baik. Penonton film yang baik maksudnya yang memberi appresiasi yang selayaknya pada sebuah karya yang banyak menghabiskan waktu pembuatannya. Jangankan menjadi penonton yang baik, menyediakan waktu khusus untuk menonton sebuah filmpun hampir tidak pernah lagi dalam sepuluh tahun terakhir bahkan lebih.

Seperti kebanyakan anda, menonton film saat ini biasanya terjadi di luar rencana, kebetulan, tidak memerlukan usaha dan tidak mengeluarkan uang juga. Maklumlah, karena banyaknya saluran TV yang memutar film dalam program siarannya, kebanyakan kita saat ini enggan untuk pergi ke bioskop untuk menonton film. Apalagi untuk yang berada di kota-kota besar, kemacetan jalan raya menambah alasan untuk malas merencanakan untuk pergi ke bioskop menonton sebuah film. Terlebih keadaan saat ini di mana harga-harga ikut "terbang naik" seiring dengan kenaikan BBM maka demi mempertahankan daya beli penghasilan yang tidak serta merta naik untuk kebutuhan pokok dan mendasar maka lengkaplah sudah alasan untuk menempatkan acara menonton film sebagai kegiatan mengisi waktu pilihan terakhir.