Wednesday, February 19, 2014

JOKOWI: SALAMAN DENGAN RAKYAT JANGAN CUMA SAAT PEMILU

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan, seorang pemimpin tidak akan bisa merumuskan kebijakan yang dapat mengakomodasi kepentingan rakyat jika ia tidak pernah berhubungan langsung dengan rakyatnya. Karena itulah, Jokowi menegaskan bahwa seorang pemimpin harus sesering mungkin terjun ke masyarakat.
 
"Gimana mau merasakan penderitaan rakyat kalau kita enggak pernah ketemu dengan mereka. Bersentuhan kulit aja enggak pernah, salaman aja enggak pernah, salaman kalau mau pemilu. Gimana mau merumuskan kebijakan," katanya saat menjadi pembicara dalam acara Menuju Good Governance: Reformasi Birokrasi dan Peran Mahasiswa di Universitas Paramadina, Jakarta, Rabu (19/2/2014).

Tuesday, February 18, 2014

SILATURAHMI DENGAN JEMAAT GKPS AIR RAJA BT 12 TANJUNGPINANG

Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) adalah Gereja yang berbasiskan masyarakat etnis Batak Simalungun dan berpusat di Pematang Siantar. Selain di daerah basisnya di Simalungun, GKPS sudah menyebar ke berbagai pelosok di Indonesia di mana perantau Simalungun bermukim seperti di Tanjungpinang dan Batam. Saat ini di Tanjungpinang saja terdapat 2 gereja GKPS. 

Meskipun saya tidak berbahasa Simalungun dengan aktif, namun karena dilahirkan di Pematang Siantar yang merupakan bagian dari tanoh Simalungun, saya merasa memiliki kedekatan batin dan rasa hormat yang dalam dengan masyarakat dan budaya Simalungun. Apalagi salah satu marga terbesar etnis Simalungun adalah marga Purba yang adalah marga mertua saya.

Friday, February 14, 2014

BUKAN BLUSUKAN DI KAMPUNG AIR BUKIT TANJUNGPINANG


Suasana saat dialog dengan warga Kampung Air Bukit
Saya melakukan sosialisasi pencalonan saya sebagai anggota DPRD Tanjungpinang dari PDIP di daerah pemilihan 2 Kecamatan Tanjungpinang Timur hari Rabu 12 Februari 2014. Pertemuan diadakan dengan suasana kekeluargaan di halaman rumah keluarga pak Ginting di Kampung Air Bukit Kelurahan Pinang Kencana.  Dalam pertemuan tersebut saya memperkenalkan diri saya dan rencana saya maju sebagai calon anggota DPRD Kota Tanjungpinang seraya mohon doa dan dukungan sekitar 60 warga yang hadir saat itu termasuk ketua RT daerah itu bpk Sobirin dan tokoh-tokoh masyarakat di daerah itu seperti bapak Syarifuddin, biasa dipanggil pak Udin, Subhan dan Rio Ardiyanto.

Wednesday, February 12, 2014

SELAMAT PESTA BONA TAON PAGUYUBAN SIRAJAOLOAN TANJUNGPINANG


Monday, February 10, 2014

DIULOSI MARGA SINAGA TANJUNGPINANG

Bagi orang Batak, khususnya Batak Toba diulosil, diberikan ulos dengan cara mengenakan ke bahu, memiliki makna yang sangat penting dan merupakan momen yang sangat berharga. Apalagi jika ulos (kain tenun khas Batak) itu dilakukan di saat acara penting seperti pesta. Diulosi berarti diberikan restu dan doa untuk kebahagian, kehangatan, kesehatan dan kesejahteraan.

Ulos hanya bisa diberikan orangtua kepada anak, mertua kepada menantu, tulang (paman dari pihak ibu) kepada kemenakan, hula-hula kepada boru. Dari silsilah saya, dari dua oppung (nenek) saya, yang sulung menikah dengan boru (puteri) Sinaga. Dua paman saya keturunan nenek sulung saya juga menikah dengan boru Sinaga. Karena itu saya memanggil marga Sinaga Ompung atau tulang.

Sunday, February 2, 2014

PANGGILAN GBKP UNTUK PEDULI SINABUNG

Sejak letusan Gunung Sinabung tahun 2010 Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) telah melakukan aksi peduli nyata untuk menolong korban letusan gunung tersebut. Setelah meletus kembali di bulan November 2013 GBKP melanjutkan karya sosialnya untuk menolong mengurangi penderitaah korban letusan gunung tersebut dengan melakukan berbagai kegiatan di lokasi pengungsian.

Beberapa kegiatan GBKP peduli Sinabung dapat kita lihat di klip video Youtube ini.

http://www.youtube.com/watch?v=--15L9KkcEM


TUJUH AKTIVIS GMKI TEWAS AKIBAT LAHAR PANAS GUNUNG SINABUNG


JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak tujuh aktivis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kutacane, Sumatera Utara, meninggal dunia akibat awan panas erupsi Gunung Sinabung, di Kabanjahe, Sumatera Utara, Sabtu (1/2/2014). Ketujuh aktivis GMKI tersebut meninggal dunia saat mencoba mengevakuasi dan memperingatkan warga setempat akan bahaya erupsi Sinabung.