Thursday, March 13, 2014

KLIPING BERITA TANJUNGPINANG POS TENTANG MASALAH YANG DIHADAPI PETERNAK DI TANJUNGPINANG


Petrus Sitohang Blusukan ke Peternak
TANJUNGPINANG – Petrus Sitohang, salah satu calon legislatif DPRD Kota Tanjungpinang, dari dapil 2 Tanjungpinang Timur asal PDI Perjuangan, blusukan dan berdialog dengan seratusan peternak ikan air tawar, ayam dan sapi. Khususnya yang ada di se-Kecamatan Tanjungpinang Timur. Lokasi dialog di Kampung Air Bukit, Senin (10/3) malam.


Acara blusukan Petrus Sitohang, kesempatan bagi peternak menyampaikan unek-uneknya. Salah satunya, soal  kolam mereka yang sebagian besar sudah kering. Hasil produksi ikan yang tidak maksimal akibat musim kemarau berkepanjangan.

“Kita blusukan seperti  Gubernur DKI Jakarta, Jokowi  untuk mendengar langsung aspirasi maupun keluhan dari masyarakat,” kata Petrus Sitohang.

Petrus mengatakan, sudah lima kali bertemu dengan para peternak. Tetapi baru malam ini bisa mengumpulkan peternak se-Kecamatan Tanjungpinang Timur. Acara ini direncanakan akan dihadiri langsung Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. Namun, Lis Darmansyah tidak bisa hadir, karena ada acara yang cukup penting dan tidak bisa diwakili.

Pak Lis berpesan agar hasil pertemuan ini akan disampaikan langsung kepada beliau melalui beberapa perwakilan peternak,” tegas Petrus.

Sebagian besar peternak yang hadir merupakan peternak ikan air tawar. Peternak tersebut berasal dari Kelurahan Air Raja, Pinang Kencana dan Batu IX.

“Peternak ikan air tawar sangat terkena dampak secara langsung musim kemarau. Kolam kering, panen turun sampai 90 persen dari biasanya,” ungkap Suban, seorang peternak ikan air tawar.
Kata Suban, semua kolam ikan peternak hampir kering.

“Harapan kami pemerintah daerah turun tangan untuk membantu rakyat kecil seperti kami. Modal hasil panen beberapa bulan yang lalu sudah habis untuk keperluan sehari-hari,” tegas Suban.
Hal sama juga disampaikan, udin. Menurut Udin, kalau pemerintah memberikan bantuan kepada peternak. Sebenarnya turut membantu masyarakat secara umum. Di mana lapangan pekerjaan terbuka, produksi kami memenuhi kebutuhan protein masyarakat. Kemudian, ikan impor dari Malaysia tidak akan masuk sebab stok ikan kita masih ada.

“Musim kemarau tahun ini, masa paling parah bagi kami. Hampir 90 persen kolam ikan   kering. Karena kolam kami sepenuhnya mengandalkan air hujan,” ungkap Udin, peternak yang memiliki 40 kolam di Kampung Air Bukit yang telah kering.

Petrus menilai, para peternak itu memiliki kemandirian yang luar biasa. Ini dibuktikan, walau musim kemarau yang panjang mereka masih berusaha untuk membuat kolam resapan air. Kemandirian peternak dilihat dari pembibitan, pembuatan pakan sampai produksi bisa mereka kerjakan sendiri dengan saling bekerjasama antara peternak. Tetapi, itu semua tidak berjalan maksimal dikarenakan kekurangan modal dan peralatan seadanya.

“Hasil pertemuan ini yaitu pemerintah diharapkan membantu modal peternak dengan bunga yang ringan. Kemudian, pemerintah diharapkan membantu peralatan menggali untuk membuat kolam resapan,” harap Petrus.

Sehingga, sambung Petrus,  persediaan air untuk para peternak memadai. Hasil ini akan kami sampaikan secara langsung kepada Wali Kota agar bisa meringankan permasalahan peternak.
“Selain Pemko, pimpinan BUMN dan BUMD dapat meringankan permasalahan peternak dengan cara memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) secara lebih bijak,” harap Petrus Sitohang disela kegiatan.

Petrus berharap supaya pemilu berjalan dengan lancar. Masyarakat bisa memilih dengan cerdas. Dan, berharap supaya masyarakat mengunakan hak pilihnya di pemilu nanti.
“Jangan sampai golput. Karena kalau Golput sama sekali tidak menghormati demokrasi,” tegasnya.(cr21) 

 http://www.tanjungpinangpos.co.id/2014/03/91402/petrus-sitohang-blusukan-ke-peternak.html

No comments:

Petrus M. Sitohang , Pariwisata Dan Kelautan Bisa Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

KEPRIONLINE.CO.ID,TANJUNGPINANG,- Provinsi Kepulauan Riau dikenal kaya akan sumber daya alam. Letaknya yang juga sangat strategis memun...