Monday, February 1, 2016

Helianti "Javara" Hilman, Generasi Baru Pengusaha Indonesia

Saya menemukan sosok Helianti Hilman pertama kali dalam acara Big Bang Show yang di"host" Andy F Noya di Kompas TV. Dalam acara talk show tersebut Helianti Hilman memperkenalkan bukan saya keunikan produk-produk "Javara" merek usaha yang dirintisnya melainkan juga motivasi dan filosofi bisnis yang dianut Helianti Hilman. Menurut saya itu yang membuat Helianti Hilman berbeda dari pengusaha Indonesia lainnya.



Berikut ini adalah salah satu posting mengenai Helianti Hilman di situs https://www.maxmanroe.com 
-------------------------------------------------------------------------------

Beras adalah salah satu komoditas utama yang menjadi bahan makanan pokok bagi masyarakat Indonesia. Repeat order-nya tak perlu diragukan lagi. Di mana ada toko beras, di situ pasti ada saja yang antre membeli beras. Sebab tak dapat dipungkiri lagi kalau beras merupakan salah satu kebutuhan primer masyarakat Indonesia.


Bagaimana jadinya ya kalau beras yang kita kenal sehari-hari dibudidayakan secara organik dan dikemas dengan kemasan eksklusif?


Tentu harganya akan melambung tinggi dan jadi kurang diminati oleh masyarakat. Tapi kesuksesan dari beras organik eksklusif tersebut bukanlah hal yang mustahil jika pemasarannya bisa menjangkau target yang tepat. Seperti kesuksesan produk beras Javara yang dipelopori oleh Helianti Hilman.


Sosok Helianti Hilman, Sang Wanita yang Penuh Ide Kreatif


Helianti Hilman adalah seorang wanita lulusan Kings College University of London yang sempat bekerja sebagai konsultan di lembaga internasional. Profesi tersebut juga sempat membawanya untuk hijrah ke beberapa negara di kawasan Asia Selatan seperti India, Nepal dan Sri Lanka. Dan berkat pengalaman di negara orang, Helianti mulai mengetahui kalau produk-produk pertanian di negara tersebut bisa masuk ke pasar global dengan mudah.

Ketika Helianti berlibur ke Inggris, ia sempat terpesona dengan toko bahan makanan organik yang dikelola oleh para petani lokal di negara tersebut. Helianti pun berpikir bahwa Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat kaya dan sesuai untuk menciptakan ragam produk pertanian organik yang berkualitas. Dari ide sederhana itulah, Helianti mulai aktif menjalin hubungan dengan komunitas petani dan mulai mengembangkan produk Javara sejak tahun 2008.


Produk Javara dengan Branding yang Sangat Indonesia


Kata “Javara” berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya mengangkat dan menampilkan sisi terbaik di setiap sudut pulau Jawa. Kata tersebut dirasa paling tepat untuk menggambarkan kekayaan pulau Jawa beserta hasil buminya yang begitu variatif dan siap bersaing dengan produk kompetitor.


Kita tidak akan menemukan produk beras yang dikemas dalam karung besar berwarna putih saat membeli produk-produk Javara. Semua produk Javara dikemas secara eksklusif dan menonjolkan sisi kearifan budaya Indonesia yang sangat kuat. Ragam varian beras lokal yang keberadaannya mulai langka seperti varietas Menthik Susu, Wangi Menyan dan Andel Abang menjadi salah satu produk favorit Javara.


Semua produk beras dari Javara ditanam secara organik oleh petani di kawasan terpencil di Indonesia. Menurut Helianti, Indonesia sungguh kaya akan keanekaragaman beras mulai dari padi Aceh yang tahan air asin serta jenis padi di daerah lain yang unggul karena tahan pasang surut atau bisa ditanam di daerah yang kering.


Keanekaragaman ini yang menjadi salah satu pertimbangan Helianti dan Javara untuk menargetkan pasar di kalangan menengah ke atas. Di mana kalangan tersebut lebih fokus pada gaya hidup sehat dan rela membayar 2 hingga 3 kali lipat lebih besar untuk mendapatkan produk pangan yang sehat.


Dikenal Secara Internasional


Bukan hanya beras saja yang menjadi produk andalan Javara. Produk makanan asli Indonesia lainnya yang juga disukai warga asing adalah produk gula semut alami atau coconut sugar. Varian rasa yang beragam seperti original, vanila, jahe, temulawak dan kunyit membuat warga asing selalu ketagihan untuk menggunakannya sebagai campuran makanan dan minuman.


Sejak tahun 2008 hingga 2012 setidaknya Javara sudah memiliki lebih dari 800 varian produk yang semuanya berasal dari daerah-daerah penghasil pangan paling berkualitas di Indonesia. Ragam produk rempah, kacang hijau, mie brokoli, kacang mete, garam dan produk lainnya dari Javara berhasil mendapatkan apresiasi dari sejumlah negara lain.


Tujuan utama ekspor ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Italia, Jerman dan negara-negara Eropa lainnya membuat keberadaan Javara sebagai brand produk makanan menengah ke atas semakin kuat dari hari ke hari.


Sebagai upaya untuk memperkenalkan keanekaragaman produk pangan Indonesia, Helianti bersama Javara juga rutin mengikuti pameran dan memadukan sejumlah resep internasional dengan bumbu dan rempah khas Indonesia. Citarasa hidangan internasional yang bertambah lezat berkat penambahan bumbu khas Indonesia berhasil menjadi daya tarik yang memikat minat dan permintaan masyarakat dari negara lain.


Terbukti kan kalau produk pangan Indonesia juga pantas bersaing dengan produk pangan dari negara lain. Sebab Indonesia yang kita banggakan memang punya keanekaragaman hayati yang sangat bermanfaat jika bisa dikelola dengan cara yang benar.

No comments: