Sunday, February 21, 2016

Pembukaan Festival Pulau Penyengat 2016

Pembukaan FPP 2016 oleh Deputi Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esti Reko Astuti (nomor 3 dari kanan) disaksikan oleh dari kanan, Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Plt Sekretaris Provinsi Kepri Reni Yusneli, Ketua Darma Wanita Kota Tanjungpinang Yuniari Pustoko Weni dan Wakapolda Kepri Kombes Pol Yan Fitri.
Festival Pulau Penyengat (FPP) 2016 sebuah event pariwisata yang baru pertama kali digelar Pemerintah Kota Tanjungpinang dan didukung Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dibuka pada hari Sabtu, 20 Februari 2016. Acara pembukaan dilakukan di Balai Adat Pulau Penyengat oleh Deputi Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementrian Pariwisata Esti Reko Astuti yang mewakili Menteri Pariwisata RI yang berhalangan hadir.


Berpose bersama Walikota Tanjungpinag Lis Darmansyah.
Acara pembukaan FPP 2016 turut dihadiri oleh Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Reni Yusnli, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepri Husnizar Hood (Demokrat), Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau Guntur Sakti, Kepala Dinas Pariwisata Kota Tanjungpinang Juramadi Esram, Para anggota DPRD Kota Tanjungpinang seperti Ahmad Dani (Hanura), Muhammad Syahrial (PDIP), Petrus Sitohang (PDIP), Boorman Sirait (PDIP), Rika Adria (PAN), Hasan (PPP), Rosiani (PPP), Ilimar (Gerindra), Maiyanti (Gerindra), Hendi Amerita (PKS), Peppy Chandra (Demokrat) dan para pejabat dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau serta Pemerintah Kota Tanjungpinang dan daerah sekitarnya.


Juga turut hadir Kepala Kepolisian Daerah Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Kombes Pol Yan Fitri dan Kepala Kepolisian Resort Kota Tanjungpinang AKBP Kristian Siagian. Beberapa tokoh masyarakat yang hadir dalam acara pembukaan adalah Huzrin Hood dan Abdul Razak (Ketua Lembaga Adat Melayu) dan Bobby Jayanto.

Wakapolda Kepri Kombes Pol Yan Fitri (tengah) bersama dua anggota DPRD Kota Tanjungpinang Petrus Sitohang (kiri) dan Boorman Sirait (kanan)
 
Festival Pulau Penyengat akan menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya Melayu Riau Kepulauan dan berbagai kompetisi seperti lomba layar, lomba jung, lomba foto, lomba memasak, lomba membaca gurindam dan lain-lain. Festival ini akan berlangsung hingga tanggal 24 Februari 2016.

Acara pembukaan kemarin terganggu dengan hujan yang turun sepanjang hari dan sempat merobohkan panggung yang disiapkan pantia. Acara pembukaan yang sedianya dilaksanakan di panggung yang disiapkan di halaman Balai Adat Pulau Penyengat akhirnya dipindahkan ke dalam Balai Adat Pulau Penyengat. 

Selama acara pembukaan tidak tampak tamu-tamu dari negara lain walau sebelumnya panitia penyelenggara meyakinkan bahwa acara ini akan dihadiri banyak peserta dari mancanegara, Para tamu yang menghadiri kebanyakan adalah warga Tanjungpinang dan aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Beberapa pengunjung menyayangkan ketidakhadiran Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau di acara yang baru pertama kali diselenggarakan dan mendapat dukungan dana dari Kementerian Pariwisata ini.
  

No comments:

Petrus M. Sitohang , Pariwisata Dan Kelautan Bisa Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

KEPRIONLINE.CO.ID,TANJUNGPINANG,- Provinsi Kepulauan Riau dikenal kaya akan sumber daya alam. Letaknya yang juga sangat strategis memun...