Saturday, November 19, 2016

Rapimnas Pemuda Katolik 2016 di Solo, Jangan Biarkan Orang Lain Menentukan Nasibmu

"Jangan biarkan orang lain mengambil keputusan mengenai nasibmu tanpa kamu terlibat di dalamnya"


Sekretaris Eksekutif Komisi Kerawan Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) Pastor Guido Suprapto mengutip ucapan Mgr A. Soegijopranoto tersebut dihadapan pimpinan dan kader-kader Pemuda Katolik yang sedang mengadakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Solo mulai tanggal 18-20 November 2016.

Thursday, November 3, 2016

KH Maimun Zubair: Jika tak Suka Ahok ya tidak Usah Pilih, Jangan Picu isu SARA


KH Maimoen Zubair
Kontroversi pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tentang Surat Al Maidah ayat 51, membuat Pengasuh Pesantren Al Anwar Rembang, KH Maimoen Zubair Angkat Bicara. Mbah Maimoen meminta seluruh umat muslim untuk tenang dan meredam amarah.

Apalagi menurut ulama kharismatik tersebut, Ahok sudah meminta maaf secara terbuka di hadapan publik. Pihaknya pun meminta agar umat Islam tak lagi terpecah belah dan membesar-besarkan masalah ini.

“Dia (Ahok) itu kan sudah meminta maaf, maka jangan dibesar-besarkan. Sehingga bila amarah dapat diredam maka persatuan juga bisa dijaga,” katanya.

Menista Langit (Tanggapan Atas Tulisan Amien Rais)

Oleh: Abdillah Toha


Beberapa hari lalu Amien Rais (AR) menulis di Harian ini (Republika28/10) dengan judul “Bung Jokowi, Selesaikan Skandal Ahok“. Menurutnya, ada dua jenis penistaan. Menista yang berdimensi duniawi dan menista langit. Antara lain AR menulis yang berikut:

“Ketika hukum dilaksanakan secara tebang-pilih atau diskriminatif, rakyat marah, tetapi tetap tidak bergerak. Ketika korupsi berskala raksasa jelas-jelas dilindungi, sejak dari skandal BLBI, Bank Century, deforestasi (penghancuran hutan), sampai yang terbaru skandal Sumber Waras dan reklamasi Teluk Jakarta, rakyat hanya berkeluh-kesah, geram, marah, nyaris putus asa. Tetapi mereka tidak bergerak. Sabar dan tetap sabar.”

Wednesday, November 2, 2016

SBY: Info Intelijen Demo 4 November Digerakkan Parpol, Itu Fitnah dan Menghina

JAKARTA, KOMPAS.com

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menganggap berbahaya jika ada informasi intelijen bahwa rencana aksi unjuk rasa pada Jumat (4/11/2016) digerakkan atau didanai oleh pihak tertentu atau partai politik.

Panglima TNI Minta Prajuritnya Tak Ragu Tindak Tegas Aksi Anarkistis

JAKARTA, KOMPAS.com

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meminta semua prajuritnya mengerahkan tenaga maksimal untuk menghadapi demonstrasi yang marak jelang pemilihan kepala daerah serentak 2017.
Jika situasi dianggap tak terkendali dan muncul tindakan anarkistis, prajurit TNI diminta tak segan menindak tegas yang dianggap mengganggu keamanan.

"Ini adalah perintah Panglima kepada prajuritku, jangan kamu ragu. Apabila ada dampak berakibat kepada dirimu, jangan ragu lakukan itu," ujar Gatot dalam apel gabungan persiapan pengamanan pilkada serentak 2017 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Rabu (2/11/2016).

"Saya yakin kamu tidak akan dipenjarakan karena sebagai saksi karena Panglima TNI yang memberikan perintah," kata dia.

Jokowi: Ada Kelompok yang Ingin Goyang Persatuan Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com

Presiden Joko Widodo mengatakan, Indonesia merupakan negara yang terdiri dari berbagai suku serta agama.

Dalam keragaman tersebut, Indonesia berhasil menemukan formula untuk bersatu sebagai sebuah bangsa.

Meski demikian, persatuan Indonesia kerap menghadapi berbagai tantangan.

"Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia. Dengan aksi teror seperti peristiwa bom Bali tahun 2002 dan juga bom di Thamrin Jakarta di awal 2016," kata Jokowi saat membuka World Peace Forum keenam di Istana Negara, Jakarta, Selasa (1/11/2016).

Petrus M. Sitohang , Pariwisata Dan Kelautan Bisa Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

KEPRIONLINE.CO.ID,TANJUNGPINANG,- Provinsi Kepulauan Riau dikenal kaya akan sumber daya alam. Letaknya yang juga sangat strategis memun...