Saturday, November 19, 2016

Rapimnas Pemuda Katolik 2016 di Solo, Jangan Biarkan Orang Lain Menentukan Nasibmu

"Jangan biarkan orang lain mengambil keputusan mengenai nasibmu tanpa kamu terlibat di dalamnya"


Sekretaris Eksekutif Komisi Kerawan Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) Pastor Guido Suprapto mengutip ucapan Mgr A. Soegijopranoto tersebut dihadapan pimpinan dan kader-kader Pemuda Katolik yang sedang mengadakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Solo mulai tanggal 18-20 November 2016.



Pemuda Katolik organisasi kaum muda katolik yang tahun ini merayakan 71 tahun berdirinya di kota Solo bersamaan dengan Latihan Kepemimpinan Nasional dan Rapimnas. Dalam Rapimnas ini hadir kader-kader Pemuda Katolik dari seluruh Indonesia. Saat ini kader-kader Pemuda Katolik berada di berbagai bidang profesi termasuk ekonomi, budaya, pendidikan, politik dan sosial. Di bidang politik saat ini beberapa kader Pemuda Katolik ada yang menjadi anggota MPR, DPR, DPD, DPRD, Bupati, Walikota maupun pengurus-pengurus partai politik.

Ketua Umum Pengurus Pemuda Katolik saat ini dr. Karolin Margret Natasa adalah anggota DPR RI dari PDI P daerah pemilihan Kalimantan Barat yang sudah menjabat dua periode. Tahun ini dia memutuskan ikut dalam Pilkada Bupati Kabupaten Landak Kalimantan Barat.

Dalam sessi pemaparan oleh KWI, pastor Guido di hadapan kader-kader pemuda Katolik dari seluruh Indonesia tersebut menjelaskan bahwa KWI dalam sidang tahunnya baru-baru ini mengeluarkan tiga dokumen selain rencana-rencana KWI tahun 2017.

Menurut Pastor Guido ketiga dikumen tersebut adalah:

Dokumen itu adalah pesan natal dari Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) dan KWI,
Dokumen Seruan Stop Korupsi, dan
Dokumen ajakan Pilkada yang Bermartabat sebagai Perwujudan Kebaikan Bersama.

Selanjutnya Pastor Guido memamparkan bagaimana Pemuda Katolik terlibat dalam dinamika perubahan situasi sosial dan politik Indonesia saat ini.


No comments: