Monday, April 17, 2017

Mohamad Sobary: PDIP Harus Terus Menerus Menyuarakan Pancasila dan Melawan Radikalisme

Mohamad Sobary (tengah) diapit dua kader PDI Perjuangan anggota DPRD yakni M. Sitohang dari kota Tanjungpinang (kiri) dan Udin Sihaloho dari kota Batam (kanan) seusai memberi ceramah dalam workshop penguatan kepempimpinan berlandaskan ideologi yang diselenggarakan DPP PDI Perjuangan di Jakarta April 2017..
Penulis dan pengamat sosial terkemuka Mohamad Sobary mengatakan bahwa saat ini Indonesia sedang berada di persimpangan ideologi seiring meningkatnya gerakan radikalisme yang berlandaskan agama. Untuk itu Sobary menyerukan agar kader-kader PDI Perjuangan terus menerus menyuarakan Pancasila sebagai dasar negara yang sudah final bagi bangsa ini. Menurut Sobary PDI Perjuangan secara historis dan ideologis harus menjadi garda bangsa yang paling terdepan untuk menjaga Pancasila sebagai dasar dan perekat bangsa Indonesia.


Selanjutnya Sobary menegaskan bahwa untuk meyakinkan masyarakat terhadap Pancasila yang disuarakan PDI Perjuangan, maka setiap kader PDI Perjuangan harus pertama-tama menciptakan rasa aman bagi orang-orang yang ada di sekitarnya. Jika ada orang-orang yang menyarakan radikalisme yang bertolak belakang dengan dasar negara Pancasila maka kader-kader PDI Perjuangan tidak boleh diam dan berkompromi dengan alasan apapun. Karena jika demikian maka kelompok-kelompok radikal akan semakin meningkatkan momentum untuk memajukan perjuangannya merubah dasar negara Pancasila dengan agama tertentu. Dan tidak hanya bersuara untuk menentang setiap ajaran-ajaran atau gerakan radikalisme berdasarkan agama, kader-kader PDI Perjuangan juga wajib untuk menciptakan rasa aman di sekitarnya. Sebab jika tidak maka masyarakat akan mulai meragukan seruan PDI Perjuangan tentang Pancasila.  

Hal ini dikatakan Mohamad Sobary dalam kegiatan Workshop Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Provinsi dan Kabupaten Kota seIndonesia di Jakarta pertengahan April 2017. Selain Mohamad Sobary turut menjadi narasumber dalam kegiatan ini Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Ketua DPP PDI Perjuangan Komarudin Watubun dan Sekretaris FPDI Perjuangan DPR RI Bambang Wuryanto yang juga adalah Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.


Workshop ini dilaksanakan oleh DPP PDI Perjuangan dan diikuti oleh anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia termasuk dari Provinsi Kepri dan 7 Kabupaten/ Kota di Provinsi Kepri. Dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tanjungpinang hadir 6 dari 7 anggotanya yakni:
1. M. Syahrial (Ketua);
2. Agus Djurianto (Wakil Ketua);
3. Petrus M. Sitohang (Sekretaris);
4. Rahma (Bendahara);
5. Boorman Sirait (Anggota);
6. Suparno (Anggota Fraksi PDI Perjuangan yang menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Tanjungpinang).

Seorang anggota Fraksi PDI Perjuangan yakni Mangasa Leo Tasman Siahaan tidak bisa menghadiri kegiatan ini karena sedang dalam perawatan atas sakit yang dideritanya.

Dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Kepri tampak hadir antara lain: Jumaga Nadeak (Ketua DPRD Kepri), Tawarikh, Yuniarni Pustoko Weny, Sahat Sianturi, Ruslan Kasbulatov, Taufik, Widiasto Nugroho, dan Ery.

Sedangkan dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batam tampak hadir Nuryanto (Ketua DPRD Kota Batam), Udin Sihaloho, Tumbur Sihaloho, Dandis Rajagukguk, Budi dan Ganda Tiur Simorangkir.

Acara ini dilaksanakan di Ball Room Hotel Red Top Jakarta Pusat dan berjalan dengan tertib dan penuh semangat.

No comments:

Petrus M. Sitohang , Pariwisata Dan Kelautan Bisa Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

KEPRIONLINE.CO.ID,TANJUNGPINANG,- Provinsi Kepulauan Riau dikenal kaya akan sumber daya alam. Letaknya yang juga sangat strategis memun...