Saturday, September 9, 2017

Berkunjung ke Kantor Staff Presiden RI

Di halaman Istana Negara
Dalam rangka mengetahui lebih dekat bagaimana staff Presiden membantu pemimpin tertinggi negeri mengurus negeri ini saya mengadakan beberapa kunjungan ke Kantor Staff Presiden di Gedung Bina Graha yang berada di kompleks istana kepresidenan RI.

Gedung yang pada zaman orde baru merupakan kantor kerja Presiden Suharto tersebut saat ini menjadi Kantor Staff Presiden RI yang saat ini dipimpin oleh Teten Masduki. Sebelum dipimpin Teten Masduki kantor ini pertama kali dikepalai Luhut Binsar Panjaitan yanag saat ini menjadi Menko Kemaritiman.


Berpose dengan latar belakang lukisan 6 presiden RI sebelum Jokowi
Dari beberapa kesempatan saya bertemu dengan beberapa pimpinan dan staff Kantor Staff Presiden RI ini seperti Deputi II Yanuar Nugroho dan Deputy IV Eko Sulistiyo. Saya secara khusus banyak berdialog dengan staff Deputi IV yakni Alois Wisnuhardana (Wisnu) dan Eko Raharjo (Jojo). Sebelum bergabung di Kantor Staff Presiden baik Wisnu dan Jojo adalah wartawan-wartawan senior media nasional. Alois lama berkarir di Harian Kompas dan Eko sudah malang melintan di Tempo dan CNN Indonesia.

Menerima buku dari Deputi IV Bidang Politik Eko Sulistyo
Dalam kunjungan yang pertama kali saya berkesempatan hadir dalam rapat tim yang khusus dibentuk untuk membantu kelancara arus mudik lebaran tahun 2017. Kerja tim ini adalah mengidentifikasi simpul persoalan-persoalan yang terjadi dalam arus mudik lebaran tahun-tahun sebelumnya. Informasi yang diperoleh kemudian dibahas dan dicarikan solusinya dan dikoordinasikan dengan berbagai pemangku kepentingan seperti kementerian perhubungan, kepolisian, pemerintah daerah yang selama ini menjadi tujuan atau lintasan arus mudik lebaran, pengelola jalan tol, media masa dan lain-lain.

Eko Raharjo (kiri) dan Alois Wisnuhardana (kanan)
Dalam kesempatan lain saya mengadakan dialog tentang fenomena penyebaran ujaran kebencian dan berita bohong (hoax) yang sekarang marak di media sosial. Ujaran kebencian dan berita bohong ini jika tidak ditangani dengan baik berpotensi merusak rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa yang sarat dengan kebinnekaan ini.

Dalam kesempatan lain saya menerima buku-buku tentang 2 tahun kerja Presiden Jokowi JK dan juga buku-buku tentang Jokowi yang ditulis oleh Deputy IV Eko Sulistyo.


Dari kiri: Edy Berutu, saya, Dr. Darwin Lumbantobing dan Dahnil Anzar Simanjuntak
Pada kesempatan lain saya bertemu dengan beberapa tokoh nasional dalam sebuah dialog publik yang diselenggarakan oleh KSP tentang bagaimana merawat dan mengisi kebinnekaan bangsa ini di era milenial yang ditandai dengan semakin meluasnya pengaruh internet dalam kehidupan kita sehari-hari baik dalam konteks kerja maupun relasi antar manusia.  Dalam kesempatan itu saya bertemu dengan beberapa tokoh Batak yang berbeda spektrum seperti Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing, Ketua PP Pemuda Muhammadiyan Dahnil Anzar Simanjuntak dan tokoh muda Dairi Edi Berutu dan usahawan muda Nimrod Sitohang dari kota Batam.

Nimrod Sitohang (kanan) bersama Ephorus HKBP (kiri) dan Dahnil Aznar Simanjuntak
Dari situs www.ksp.go.id disebutkan bahwa Kantor Staf Presiden merupakan Unit Staf Kepresidenan, yang dibentuk dengan Perpres No. 26 Tahun 2015 tentang Kantor Staf Presiden, untuk memberi dukungan kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam mengendalikan pelaksanaan 3 kegiatan strategis yaitu pelaksanaan Program – Program Prioritas Nasional, aktivitas terkait komunikasi politik kepresidenan, dan pengelolaan isu strategis.

Kantor Staf Presiden merupakan lembaga non-struktural yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden dengan Sumber Daya Manusia yang dapat berasal dari Pegawai Negeri Sipil dan Non-PNS.

Kantor Staf Presiden dalam pelaksanaan tugasnya akan melakukan fungsi pengendalian dalam rangka memastikan bahwa program-program prioritas nasional dilaksanakan sesuai visi dan misi Presiden. Selain melakukan pengendalian, Kantor Staf Presiden juga melaksanakan fungsi menyelesaikan masalah secara komprehensif terhadap program-program prioritas nasional yang dalam pelaksanaannya mengalami hambatan. Termasuk juga percepatan atas pelaksanaan program-program prioritas nasional.

Fungsi lain dari Kantor Staf Presiden adalah bertanggungjawab atas pengelolaan isu-isu strategis termasuk penyampaian analisis data dan informasi strategis dalam rangka mendukung proses pengambilan keputusan dan pengelolaan strategi komunikasi politik dan diseminasi informasi yang harus dilakukan.

Selain dari fungsi-fungsi tersebut diatas, Kantor Staf Presiden dapat melakukan tugas dan fungsi lain yang ditugaskan oleh Presiden.

Dalam pelaksanaan tugasnya Kepala Staf Kepresidenan akan dibantu oleh beberapa Deputi dan Kesekretariatan yang tugas dan tanggung jawabnya dapat dilihat di Struktur Organisasi.

Dari beberapa kunjungan-kunjungan saya ke Kantor Staff Presiden tersebut saya bisa menyimpulkan bahwa Presiden Jokowi saat ini dibantu oleh staff yang sangat cakap dan memiliki komitmen tinggi untuk mensukseskan tugas-tugas presiden. Kantor ini telah berfungsi sebagai "dapur" utama dalam melihat persoalan aktual yang dihadapi bangsa ini dan mencari solusi yang akan disampaikan kepada Presiden dalam mengatasinya.  

No comments:

Petrus M. Sitohang , Pariwisata Dan Kelautan Bisa Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

KEPRIONLINE.CO.ID,TANJUNGPINANG,- Provinsi Kepulauan Riau dikenal kaya akan sumber daya alam. Letaknya yang juga sangat strategis memun...