Tuesday, January 16, 2018

Dialog Dengan Generasi Milenial Tentang Dampak Internet Terhadap Model Bisnis dan Bernegara


Perkembangan global saat ini ditandai dengan penetrasi teknologi informasi bebasis internet yang massif dalam hampir seluruh aspek kehidupan manusia sehari-hari. Perkembangan teknologi internet ini telah mempengaruhi cara pemerintah bekerja, cara organisasi beroperasi dan bahkan cara manusia berinteraksi satu dengan yang lain. Perkembangan ini telah membawa perubahan yang sangat luas dan tak terbendung dalam lingkungan pemerintahan, bisnis, interaksi kelompok antar masyarakat dan antar individu. Dan sejauh pengamatan saya perubahan yang diakibatkan teknologi internet ini jelas belum sampai pada titik akhir melainkan masih akan terus berjalan.


Untuk menjelaskan perubahan ini, ambil saja satu contoh kecil hadirnya aplikasi layanan pemersanan transportasi dalam jaringan (online) seperi Grab, Gojek, Uber dan lain-lain. Hadirnya aplikasi ini telah memberikan kemudahan bagi masyarakat pemakai jasa transportasi saat melakukan pemesanan. Untuk melakukan pemesanan (reservasi) jasa transportasi pemesan dapat melakukan di mana saja dan tidak harus meninggalkan pekerjaannya atau tempatnya bekerja karena pengemudi alat transportasinya akan menemui pelanggannya di tempat yang diingini. Perkembangan ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi pengguna jasa transportasi tetapi juga membuat harga menjadi relatif lebih murah. Perkembangan teknologi layanan transportasi ini juga menciptakan model bisnis yang baru karena masyarakat bisa menjadi pelaku usaha dengan sistim kerjasama yang jelas dengan pengusaha penyedia aplikasi. Kehadiran sistim aplikasi pemesanan jasa transportasi dalam jaringan ini telah memberi jalan kepada masyakarat luas menjadi pemberi jasa transportasi dengan kendaraannya sendiri tanpa harus menjadi pekerja pada pemodal besar pengusaha transportasi.

Sebelum adanya sistim aplikasi layanan pemesanan transportasi dalam jaringan, yang bisa menjadi pengusaha penyedia jasa transportasi adalah pemilik modal besar. Sudah menjadi praktek umum di negeri ini bahwa hubuungan industrial antara pengusaha jasa transportasi dan pekerjanya sangat tidak adil. Kebanyakan pekerjanya tidak memperoleh upah yang tetap dan jaminan perlindungan kerja yang memadai.

Selain itu, masih banyak perubahan-perubahan yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari sebagai akibat dari perkembangan teknologi informasi seperti layanan toko dalam jaringan atau melalui situs belanja online. Keluhan banyaknya toko-toko atau pusat perbelanjaan (mall) konvensional yang tutup belakangan ini antara lain adalah dampak dari beralihnya pola belanja masyarakat dari yang konvensional ke cara belanja online. Masyarakat saat ini sudah bisa membeli hampir semua jenis barang atau jasa tanpa harus pergi ke toko atau mall tetapi cukup dengan mengakses layanan belanja online yang sekarang sudah marak seperti situs Bukalapak,Tokopedia dan lain-lain.

Namun demikian, jika disimak lebih dalam, perubahan yang dibawa perkembanagan teknologi internet ini tidak hanya membawa kebaikan melainkan juga persoalan-persoalan baru bagi manusia. Salah satu pengaruh buruk yang perlu menjadi perhatian kita semua, terutama generasi muda adalah hilangnya beberapa jenis usaha dan pekerjaan yang selama ini ada. Sebagai contoh adalah beberapa jenis pekerjaan di perkantoran yang saat ini sudah jarang dibutuhkan atau beberapa perusahaan bahkan sama sekali sudah tidak mempekerjakan lagi tenaga-tenaga seperti receptionist, tea lady, office boy dan lain-lain. Jenis-jenis usaha yang dulu ada seperti warung telekomunikasi (wartel) warung internet (warnet) dan travel agent yang mengkhususkan diri untuk penjualan tiket pesawat atau kapal laut saat ini juga sudah sulit berkembang atau sedang menghadapi tahap kepunahan. Usaha media masa cetak di beberapa negara juga sudah mengalami masa surut dan bahkan beberapa diantaranya sudah tutup karena digantikan oleh portal berita. Di negara-negara Eropa saat ini koran-koran yang dulu beroplah besar dan dijual saat ini dibagikan secara gratispun banyak yang tidak mau. Dapat dibayangkan berapa banyak pekerja-pekerja yang akan kehilangan pekerjaannya kalau sebuah perusahaan penerbitan koran tutup.

Dilatarbelakangi perubahan besar yang sedang terjadi di tengah-tengah kita inilah saya mengadakan sebuah acara dialog dengan generasi muda kota Tanjungpinang tanggal 16 Juni 2017. Saya mengundang berbagai komponen generasi muda yang ada di kota Tanjungpinang untuk bersama-sama menelaah perubahan ini dengan harapan mereka bisa menyadarinya dan dengan itu dapat menyiapkan diri menghadapi perubahan tersebut. Hadir memenuhi undangan saya antara lain pengurus KNPI Kota Tanjungpinang, pengurus organisasi ekstra kampus seperti HMI, GMNI, GMKI, PMII dan organisasi pemuda seperti Generasi Muda Batak (GMB), Orang Muda Katolik, Pemuda GKPS, NHKBP Tanjungpinang dan lain-lain.

Dalam acara dialog itu bersama saya turut memberikan pokok-pokok pikirannya sebagai bahan diskusi adalah Muhammad Syahrial, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tanjungpinang. Dalam dialog tersebut juga ikut memberikan pemikirannya Agustinus Eko Raharjo, tenaga ahli komunikasi publik Kantor Staff Presiden RI yang membawakan presentasi mengenai dampak media sosial dalam kehidupan politik dan bernegara dan cara menghadapi hoax. 

Dialog yang berlangsung di hotel Confort Tanjungpinang tersebut berjalan menarik karena kepiawaian sahabat saya Pramono memoderatori jalannya dialog tersebut. Pramono adalah intelektual muda kota Tanjungpinang yang memiliki pemahaman yang dalam mengenai perubahan sosial politik dan kemasyarakatan.

No comments:

Petrus M. Sitohang , Pariwisata Dan Kelautan Bisa Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

KEPRIONLINE.CO.ID,TANJUNGPINANG,- Provinsi Kepulauan Riau dikenal kaya akan sumber daya alam. Letaknya yang juga sangat strategis memun...