Monday, January 29, 2018

Mengunjungi Sahabat Seperjuangan Yang Ditimpa Musibah

Petrus Sitohang disaksikan para pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Tanjungpinang M. Syahrial (kiri) dan Pramono (kanan) menyerahkan bantuan kepada Suharjono didampingi isterinya Siti.
Sabtu 27 Januari 2018 sekitar pukul 17,20 seorang sahabat kami anggota PDI Perjuangan Kota Tanjungpinang Suharjono mengalami musibah kebakaran rumah di Jalan Radar RT 3/RW 9 Kelurahan Batu 9 Tanjungpinang. Kebaran terjadi saat Sujono dan Siti isterinya sedang berada di luar rumah. Malang bagi Sujono saat rumahnya kosong karena seluruh anggota sedang berada di luar rumah,  kebakaran melalap rumahnya yang terbuat dari bambu dan kayu. 


Menurut Jono, saat itu dia sedang memasang dan memeriksa bendera-bendera PDI Perjuangan atas tugas yang diberikan pimpinan partai kepadanya. Isterinya sedang bekerja di luar rumah dan anak-anaknya juga sedang berada di luar rumah bekerja.

Meski Dinas Pemadam Kebakaran dan Satpol PP Kota Tanjungpinang telah menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) ke lokasi kejadian rumah penjaga sekretariat DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau itu akhirnya habis dilalap api.
 
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Tanjungpinang, langsung turun menjenguk dan membantu salah satu anggotanya yang mengalami musibah kebakaran, pada hari Minggu (28/01).

 
Tampak diantara perwakilan pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Tanjungpinang yang mengunjungi lokasi kejadian adalah Muhammad Syuahrial, Petrus M. Sitohang, Rita Maryani, Syarifah Farida, Deni Diah Rostanti dan Pramono. Juga ikut dalam robongan DPC ieterbut pengurus Ruslan Abdul Gani yang adalah pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepri dan beberapa anggota PDI Perjuangan lainnya seperti Eko Prasetyanto dan Untung.

“Sudah menjadi tugas kita untuk membantu teman yang sedang ditimpa musibah, apalagi Pak Jono merupakan bagian dari keluarga besar kita PDI Perjuangan,” ungkap Syahrial, yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tanjungpinang saat menyerahkan bantuan kepada Jono. 








No comments: