Sunday, February 25, 2018

Silaturahmi dan Sosialisasi Rencana Pembangunan Gereja BNKP Tanjungpinang

Dari kiri ke kanan: anggota DPRD Kota Tanjungpinang Petrus M. Sitohang, Pimpinan Jemaat Persiapan BNKP Tanjungpinang Pdt. Ondrasi Gea dan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Tanjungpinang Ustad H. Zubad. 
Upaya merawat silaturahmi antar komponen masyarakat adalah tanggungjawab semua. Tidak ada rumus siapa yang harus memulai atau siapa yang paling penting diantara yang lain. Dengan kesadaran seperti itu anggota DPRD Kota Tanjungpinang setiap kali diminta warga kota Tanjungpinang yang menghadapi kendala dalam memperoleh haknya akan turun langsung dan mencarikan jalan keluarnya.


Dialog bersama warga sekitar lokasi gereja yang direncanakan. Dari kiri: Petrus M. Sitohang, Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Ketua FKUB Kota Tanjungpinang Ustad H. Zubaid, Pimpinan BNKP Jemaat Persiapan Tanjungpinang Pdt. Ondrasi Gea dan Ketua RT 03 RW 05 Kelurahan Air Raja Suhardi. Dialog dalam rangka menjalin siturahmi berlangsung dalam suasana hangat.
Seperti di banyak tempat lain di negeri ini urusan pendirian rumah ibadah khususnya gereja masih sering mendapat benturan dari sekelompok masayarakat. Tak terkecuali di kota Tanjungpinang persoalan ini juga terjadi. Namum persoalan ini bukannya tidak bisa di atasi. Hanya perlu keterbukaan dan kesungguhan dari semua pihak terutama para pemegang wewenang dan tanggungjawab dalam urusan ini mulai dari Ketua RT, Ketua RW, Lurah, Camat, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) hingga Kepala Daerah.  

Hal ini yang saat ini dialami Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) sebuah gereja denominasi Kristen Protestan yang berbasis warga keturunan Nias di Tanjungpinang. Rencana mendirikan rumah ibadah di RT 1 RW 5 Kelurahan Air Raja telah dimulai sejak tahun 2014. Pada tahun 2016 panitia pembangunan sudah mendapatkan syarat-syarat pendirian Rumah ibadah sesuai ketentuan dalam peraturan bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri. Namun dalam prosesnya masih menemukan kendala terutama dalam mendapatkan rekomendasi dari Lurah dan Camat setempat. 

Untuk mencari jalan keluar dari persoalan ini Petrus M. Sitohang melakukan dialog dengan berbagai pihak terkait di lapangan antara lain ketua-ketua RT di lokasi dan sekitar lokasi gereja yang akan di bangun, dan ketua FKUB Kota Tanjungpinang Ust. H. Zubad dan pimpinan BNKP Jemaat Persiapan Kota Tanjungpinang Pdt. Ondrasi Gea, STh. Dialog berlangsung di tempat yang memungkinkan untuk bertemu dengan para ketua RT termasuk di warung yang mereka kelola untuk mencari nafkah sehari-hari karena para ketua RT yang ditemui umumnya bekerja sebagai pemilik kedai kopi dan nasi ayam. 

Dari beberapa kali pertemuan berjalan dalam suasananya yang terbuka dan hangat walau masalahnya sebenarnya menyangkut perbedaan cara pandang mengenai toleransi beragama dan kebebasan warga negara untuk menganut dan menjalankan ibadah agama dijamin oleh Undang Undang Dasar 1945. Proses ini saat ini sudah berjalan. Petrus M. Sitohang mengatakan bahwa ia akan terus mengawal proses ini sampai Gereja BNKP dapat dibangun sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
 
Suasana seusai dialog dengan Ketua RT 01 RW 05 Kelurahan Air Raja Kota Tanjungpinang Witanto (kanan).
Dialog bersama Ketua RT 02 RW 05 Kelurahan Air Raja Kosim (nomor 2 dari kiri) bersama Pdt. Ondrasi Gea (kiri), Ketua FKUB Kota Tanjungpinang Ustad H. Zubad (nomor 2 dari kanan) dan Petrus M. Sitohang, anggota DPRD Kota Tanjungpinang (kanan)
Suasana dialog dalam rangka menjalin silaturahmi antar warga yang terbuka dan saling menghargai. Dari kiri ke kanan: Pdt. Ondrasi Gea, Anggota DPRD Kota Tanjungpinang Petrus M. Sitohang, Ketua RT 01/ RW 05 Keluraha Air Raja Kota Tanjungpinang Witanti dan Ketua FKUB Kota Tanjungpinang Ustad H. Zubad

No comments:

Petrus M. Sitohang , Pariwisata Dan Kelautan Bisa Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

KEPRIONLINE.CO.ID,TANJUNGPINANG,- Provinsi Kepulauan Riau dikenal kaya akan sumber daya alam. Letaknya yang juga sangat strategis memun...