Tuesday, February 6, 2018

Rapat Konsultasi Penjabat Walikota Dengan DPRD Kota Tanjungpinang



Rapat Konsultasi perdana Penjabat Walikota Tanjungpinang H. Raja Ariza dengan DPRD Kota Tanjungpinang berlangsung pada Senin 5 Februari 2018 di Ruang Paripurna DPRD Kota Tanjungpinang. Raja Ariza adalah Asisten Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau yang dilantik menjadi Penjabat Walikota Tanjungpinang tanggal 22 Januari 2018 mengisi posisi yang lowong setelah Walikota sebelumnya H. Lis Darmansyah habis masa jabatannya tanggal 16 Januari 2018 yang lalu.


Rapat konsultasi perdana tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Suparno (PDI Perjuangan) dan didampingi oleh wakil ketua Ade Angga (Golkar) dan Ahmad Dhani (Hanura). Hadir dalam rapat konsultasi tersebut para anggota DPRD Kota Tanjungpinang dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang.


Dalam rapat tersebut yang berlangsung dalam suasana yang akrab, Raja Ariza menyampaikan bahwa tugasnya diperkirakan hanya akan berlangsung selama 9 bulan hingga kepala daerah terpilih dalam  pemilihan bulan Juni yang akan datang dilantik. Sehingga dengan berseloroh dia menyebut dirinya walisongo (walikota sembilan bulan atau songo).

Selain itu Raja Ariza melanjutkan bahwa dalam masa kerja yang sembilan bulan tersebut dirinya tidak bisa mengambil kebijakan yang strategis termasuk merotasi pegawai. Oleh karena itu dia menyampaikan bahwa target utamanya adalah memastikan roda pemerintahan kota Tanjungpinang berjalan baik dan pelaksanaan pemilu kepala daerah kota Tanjungpinang berjalan lancar dan dalam suasana silaturahmi.

Namun dalam waktu kerja yang singkat tersebut Raja Ariza menekankan bahwa dia akan memprioritaskan kebersihan kota dan keindahannya. Hal ini untuk mendukung Kota Tanjungpinang sebagai tujuan wisata. Dia menyinggung mengenai kunjugan wisatawan dari Cina yang sudah kembali datang ke Tanjungpinang sejak awal tahun ini perlu dibuat nyaman dan terkesan selama berada di Tanjungpinang.

Rencana Raja Ariza ini mendapat dukungan pimpinan dan para anggota DPRD Kota Tanjungpinang termasuk Petrus M. Sitohang dari Fraksi PDI Perjuangan. Dia juga meminta agar Raja Ariza membenahi Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah yang kondisinya memerlukan renovasi agar dapat menjadi objek pendukung pariwisata yang biasanya menjadi salah satu objek wisata yang dituju wisatawan asing. Untuk itu Sitohang mengusulkan agar pemerintah kota Tanjungpinang berkoordinasi dengan anggota DPR RI asal provinsi Kepri untuk mendapatkan bantuan dari anggaran pemerintah pusat. 

No comments:

Petrus M. Sitohang , Pariwisata Dan Kelautan Bisa Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

KEPRIONLINE.CO.ID,TANJUNGPINANG,- Provinsi Kepulauan Riau dikenal kaya akan sumber daya alam. Letaknya yang juga sangat strategis memun...