Saturday, March 24, 2018

Pariwisata Bintan dan Tanjungpinang Harus Satu Paket


Untuk kedelapan kalinya Bintan menyelenggarakan event wisata olahraga bertaraf internasional Tour de Bintan 2018. Event yang sudah menjadi bagian dari UCI Grand Fondo World Series ini, tahun ini berhasil menarik peserta sebanyak 1200 orang dari 48 negara. Acara ini berlangsung sejak hari Jumat, 23 Maret 2018 dan akan berlangsung hingga Minggu 25 Maret 2018. Acara pelepasan kategori Grand Fondo Classic berlangsung hari Sabtu 24 Maret 2018 disaksikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, Bupati Bintan Apri Sujadi dan Wakilnya Dalmasri Syam dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan Lucky Zaiman Prawira. 

Juga turut hadir dalam acara tersebut beberapa pejabat tinggi di Kepulauan Riau Kapolda Kepulauan Riau, Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau dan lain-lain. Beberapa anggota DPRD Kota Tanjungpinang juga turut menyaksikan acara ini atas undangan Pemerintah Kabupaten Bintan yakni Ahmad Dhani (Wakil Ketua DPRD Tanjungpinang dari Hanura), serta anggota Komisi I yakni Ilimar (Wakil Ketua Komisi/ Gerindra), Rika Adrian (Sekretaris/ PAN), Petrus M. Sitohang (Anggota/ PDI Perjuangan), Fengky Fesinto (Anggota/ Hanura) dan Simon Awantoko (Anggota/ Golkar)



Petrus M. Sitohang, anggota DPRD Kota Tanjungpinang mengatakan bahwa ditinjau dari sudut jumlah dan asal negara peserta penyelenggaraan event yang sudah memasuki tahun kedelapan tentu saja ini merupakan prestasi yang luar biasa. Untuk itu dia mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Bintan yang saat ini dipimpin oleh Bupati Apri Sujadi dan Wakilnya Dalmasri Syam. Menurutnya keberhasilan ini tentu saja harus syukuri dan berharap pemerintah Kabupaten Bintan dan partner event organizernya dapat mempertahankan dan meningkatkannya di masa-masa yang akan datang.

Dalam kesempatan berdialog dengan Menteri Asman Abnur dan Wakil Bupati Bintan Petrus Sitohang mengharapkan agar di masa yang akan datang ada kerjasama dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang dalam bidang pariwisata. Menurutnya yang dapat mendorong dan memfasilitasi kerjasama kedua pemerintah ini adalah Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan pemerintah pusat. Untuk itu Petrus Sitohang meminta kepada Asman Abnur sebagai anggota Kabinet  Pemerintahan Jokowi JK saat ini yang berasal dari Kepulauan Riau untuk menggunakan pengaruhnya membantu terciptanya kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang agar kedepannya pariwsata Bintan dan Tanjungpinang dikemas menjadi satu paket.

Menurut Sitohang, kegiatan pariwisata bertaraf internasional seperti Tour de Bintan seharusnya juga melewati kota Tanjungpinang. Hal ini akan membuat peserta mengetahui dan melihat lebih lengkap masyarakat Kepulauan Riau yang ada di Pulau Bintan. Meskipun berbeda pemerintahan kedua pemerintahan ini berada di Pulau yang sama yakni Pulau Bintan. Jika rute kegiatan ini mencakup Tanjungpinang seperti yang pernah terjadi beberapa tahun yang lalu manfaat kegiatan ini akan dapat dirasakan oleh masyarakat dan pemerintah kota Tanjungpinang. Sebaliknya peserta juga dapat melihat dan menikmati pesona kota Tanjungpinang baik panoramanya maupun kuliner serta wisata belanjanya. Sebaliknya kegiatan Festival Pulau Penyengat atau Tanjungpinang Dragon Boat yang diselenggarakan di Tanjungpinang sebaiknya dikemas dengan melibatkan pemerintah Kabupaten Bintan juga.

Menanggapi permintaan Sitohang tersebut Asman Abnur setuju dan berjanji untuk menindaklanjutinya. Dia sependapat bahwa pariwisata kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang sebaiknya dikembangkan secara bersama-sama. Sementara itu Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam dengan mantap menyambut baik gagasan kerjasama pariwisata Bintan dan Tanjungpinang di masa yang akan datang. 


No comments: