Thursday, March 15, 2018

Studi Banding Mengenai Ruang Terbuka Ramah Anak di Jakarta Pusat


Petrus M. Sitohang, anggota DPRD Kota Tanjungpinang (kiri) bersama Kepala Suku Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Jakarta Pusat Erma Suryani (kanan) dan dua staffnya Ucu dan Bambang Kristianto.

Petrus M. Sitohang, anggota Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang mengadakan kunjungan kerja ke Suku Dinas (Sudin)  Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Kota Administratif Jakarta Pusat. Dia diterima langsung  oleh Kepala Sudin Erma Suryani di ruang kerjanya. Dalam kesempatan itu dia didampingi bersama staffnya Ucu dan Bambang Kristianto.  

Dalam pertemuan kerja yang berlangsung dalam suasana ramah namun produktif  tersebut, Erma Suryani menjelaskan mengenai kemajuan pembangunan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) di DKI Jakarta secara umum dan secara khusus di Jakarta Pusat. Saat ini di Jakarta Pusat sudah ada 44 RPTRA di berbagai kelurahan. Tahun ini Pemda DKI juga sudang merencanakan untuk pembangunan RPTRA yang baru sehingga di tahun ini diharapkan seluruh kelurahan yang ada di Jakarta Pusat akan memiliki minimal 1 RPTRA.

Erma Suryani menjelaskan bahwa standar (proto type) RPTRA yang ada di Jakarta berukuran 1.000-2000m2. Ada beberapa RPTRA yang melibihi ukuran itu, namun ada juga beberapa RPTRA yang memiliki luas kurang dari ukuran tersebut karena keterbatasan lahan yang tersedia di lokasi tersebut. Fasilitas yang dimiliki RPTRA di DKI Jakarta adalah: 
Lapangan olahraga (terbuka);
Ruang serba guna;
Perpustakaan;
Ruang menyusui (laktasi);
Pusat layanan keluarga;
Kantor pengelola;
PKK Mart (tempat usaha yang dijalankan oleh pengelola).

Menurut Erma operasional dan perawatan RPTRA dikelola oleh 6 orang yang direkrut dari tenaga setempat 
dengan seleksi yang ketat. Status pengelola RPTRA di Jakarta adalah pegawai harian lepas (PHL) yang digaji 
dari APBD DKI Jakarta dengan jumlah mengikuti Upah Minimum yang berlaku di Provinsi DKI Jakarta.

Lebih lanjut Erma Suryani menjelaskan bahwa keberadaan RPTRA di kota Jakarta saat ini dinilai sangat bermanfaat dan dibutuhkan masyarakat karena selain berfungsi sebagai paru-paru kota juga menjadi tempat warga berinteraksi. Anak-anak juga  memiliki tempat untuk melakukan kegiatan sosial dan melatih fisik mereka dengan cara yang menyenangkan.

Setelah dialog dengan Kepala Sudin Pemberdayaan Perindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Petrus Sitohang dibawa untuk melihat dua RPTRA yang ada di Jakarta Pusat yakni RPTRA Kenanga di Kelurahan Cideng dan RPTRA Taman Amir Hamzah di Kelurahan Pegangsaan.








No comments:

Petrus M. Sitohang , Pariwisata Dan Kelautan Bisa Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

KEPRIONLINE.CO.ID,TANJUNGPINANG,- Provinsi Kepulauan Riau dikenal kaya akan sumber daya alam. Letaknya yang juga sangat strategis memun...