Wednesday, April 11, 2018

Audiensi Pengurus GMKI Dengan Petrus M. Sitohang Dalam Rangka Konswil Wilayah XIII di Tanjungpinang


Koordinator Wilayah XIII Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Raffles Aritonang yang membawahi Cabang-Cabang GMKI yang ada di Provinsi Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau bersama Panitia Konsultasi Wilayah (Konswil) melakukan kunjungan audiensi dengan anggota DPRD Kota Tanjungpinang Petrus M. Sitohang dan Boorman Sirait di Kantor DPRD Kota Tanjungpinang Selasa, 10 April 2018.

Kunjungan audiensi tersebut dilakukan dalam rangka memberitahukan rencana kegiatan Konswil GMKI Wilayah XIII di Tanjungpinang tanggal 17-20 Mei 2018. Konswil tersebut rencananya akan diikuti sebanyak 57 peserta dari 5 cabang GMKI yakni Padang, Pekanbaru, Dumai, Batam dan Tanjungpinang selaku tuan rumah. 

Dalam kesempatan itu Rediston Sirait, Ketua Panitia Konswil menjelaskan mengenai persiapan  kegiatan yang telah dilakukan panitia  tersebut. Selain itu Rediston juga menjelaskan secara singkat mengenai rencana agenda acara selama Konswil tersebut berlangsung. Baik Rafles maupun Rediston juga memohon dukungan kedua anggota DPRD Kota Tanjungpinang bagi kesuksesan acara ini. Selain itu Rediston juga meminta masukan dari Petrus M. Sitohang dan Boorman Sirait mengenai issu lokal atau kearifan lokal yang  perlu mendapat perhatian atau menjadi materi bahasan dalam Konswil tersebut nantinya. 

Menanggapi permintaan tersebut Petrus M. Sitohang mengatakan menyambut baik dan mengapresiasi rencana kegiatan ini di Tanjungpinang. Dia menjelaskan komitmennya untuk selalu mendukung kegiatan-kegiatan di tingkat Kepri bahkan tingkat nasional yang selama ini melibatkan kader-kader GMKI Tanjungpinang.

Selanjutnya dia menyarankan agar masalah  pelestarian lingkungan khususnya pelestarian lingkungan pesisir menjadi perhatian GMKI. Demikian juga mengenai ketersediaan air bagi kehidupan. Untuk itu dia menawarkan agar di sela-sela Konswil peserta melakukan aksi nyata peduli lingkungan seperti penanaman bibit bakau (mangrove) di kawasan pesisir yang rusak dan kritis.

"Saya menyarankan agar GMKI memberi perhatian terhadap ancaman kerusakan lingkungan pesisir dan bagaimana mengatasinya. Konswil sebaiknya membahas persoalan ini dan memberikan gagasan kepada para pemangku kepentingan dalam masalah ini bagaiman cara menjaga kelestarian lingkungan pesisir termasuk kawasan hutan mangrove," kata Sitohang. 

"Jika serius saya mengajak adik-adik agar saat Konswil ini peserta diajak untuk melakukan aksi nyata peduli lingkungan dengan menanam bibit mangrove di kawasan-kawasan pesisir yang kritis," kata Sitohang menambahkan. 

"Saya mempunyai hipotesa bahwa lingkungan pesisir yang lestari akan membawa kesejahteraan bagi penduduk pesisir dan sebaliknya, jika lingkungan pesisir rusak akan membawa bencana bagi masyarakatnya," kata Sitohang menggugah perhatian kader-kader GMKI yang hadir menemuinya.

Di akhir audiensi tersebut Petrus Sitohang dan Boorman Sirait mengajak para kader GMKI untuk berfoto bersama di ruang Paripurna Istimewa DPRD Kota Tanjungpinang sebagai kenang-kenangan.









No comments: