Friday, June 22, 2018

Ini Dia, 9 Universitas Terbaik Indonesia Versi QS World

Oleh: Yohanes Enggar Harususilo
KOMPAS.com — QS World University Ranking telah merilis pemeringkatan universitas dunia tahun 2018-2019, termasuk Indonesia.

Dalam rilis resmi Humas Universitas Indonesia, QS World University Ranking merupakan pemeringkatan resmi yang juga dijadikan acuan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI untuk mengukur kualitas kelembagaan Perguruan Tinggi di Indonesia menuju World Class University atau Universitas Bertaraf Dunia.


Berikut sembilan universitas Indonesia terbaik yang masuk dalam daftar QS World University Ranking:
1. Universitas Indonesia Masuk dalam peringkat 292 dunia.
2. Institut Teknologi Bandung Masuk dalam peringkat 359 dunia.
3. Universitas Gadjah Mada Masuk dalam peringkat 391 dunia.
4. Universitas Padjadjaran Masuk dalam peringkat 651-700 dunia.
5. Institut Pertanian Bogor Masuk dalam peringkat 701-750 dunia.
6. Universitas Airlangga Masuk dalam peringkat 751-800 dunia.
7. Universitas Diponegoro Masuk dalam peringkat 801-1.000 dunia
7. Institut Teknolologi Sepuluh Nopember Masuk dalam peringkat 801-1.000 dunia
7. Universitas Brawijaya Masuk dalam peringkat 801-1.000 dunia

QS University Ranking menggunakan enam indikator dalam pemeringkatan yaitu:
1. Reputasi akademik (40%) untuk mengukur unsur akademik secara menyeluruh.
2. Reputasi lulusan (10%) mengidentifikasi performa dan kualitas lulusan universitas di mata para pimpinan perusahaan.
3. Rasio fakultas dan mahasiswa (20%) untuk mengukur komponen yang menunjang keberlangsungan kegiatan belajar mengajar di perguruan tinggi seperti jumlah tenaga pendidik berbanding dengan jumlah mahasiswa
4. Kutipan jurnal ilmiah (20%) mengukur jumlah kutipan (citation), jumlah publikasi ilmiah serta dampak penelitian yang dihasilkan para sivitas akademika perguruan tinggi terhadap masyarakat 5. Fakultas internasional (5%) mengukur jumlah ekspatriat/tenaga pendidik asing di fakultas/perguruan tinggi ;
6. Mahasiswa Internasional (5%) mengukur jumlah mahasiswa asing di fakultas/perguruan tinggi.

No comments: